Diatas bukit nan jauh ada perumahan,
terdapat 3 anak nakal yang berusia rata – rata berumur 17 tahun dan sangat suka
mencari suatu perkara dengan tetangganya. Mereka memiliki nama yang sangat unik
dan juga spesial, yaitu geng M-Boys. Personil salah satunya ada Rider. Rider
ini lahir di kota Sidoarjo sebagai laki - laki. Rider sangat suka sekali dengan
yang namanya mengotak – atik komputer, barang bekas, dan sesuatu yang dapat ia
rusak dan dapat dirakit kembali. Rider merupakan ketua dari geng atau kelompok
ini. Anggota nya, terdapat bocah kecil ingusan yang dinamai oleh ibunya dengan
tingkat keikhlasan sebesar biji buah pisang, yap benar, pisang tidak memiliki
biji. Bocah laki – laki ini dinamai Roy. Dia selali banyak tingkah, terdapat dimana
ia harus memancungkan hidungnya yang tertimbun oleh pipinya menggunakan metode
“menggali emas menggunakan ibu jari kaki”. Memang sedikit aneh, tetapi cara itu
efektif bagi orang yang mengalami gangguan mental seperti Roy. Dan yang
terakhir, terdapat seorang pria tampan yang jumlah gebetan dan selingkuhannya
melebihi jumlah batuan yang berada di rel kereta. Banyak sekali. Dia bernama
Julba. Meski memiliki perempuan sebanyak itu, dia tetap setia kepada satu orang
perempuan yaitu ibunya sendiri.
Di suatu saat, mereka lelah bekerja
sama untuk mengganggu para tetangganya dengan cara yang begitu – begitu saja
contohnya melempar tomat ke kaca depan rumah, memberi alkohol kepada anjing
peliharaan tetangg hingga tidak sadarkan diri. Mereka bosan melakukan tindak
kriminal seperti itu. Mereka ingin mengubah dunia menjadi lebih baik, yang
damai, aman dan tentram. Sebenarnya mereka bertiga kepergok oleh ketua rt
karena buang air kecil di pancuran air depan rumah ketua RT. Mereka bertaubat
dan ingin memutar waktu dan memperbaiki ini semua. Setelah itu mereka berpikir
dan mendapat hidayah. “bagaimana kalau kita membuat mesin waktu saja” ujar
Rider. Seluruh anggotanya bersedia dan percaya kepada sang ketua tersebut. Rider
menggunakan kekuatan otaknya dan itu merupakan kelebihan dari Rider.
Mereka membutuhkan tempat semacam
laboratorium untuk menjalankan eksperimennya. Mereka hanya menemukan sebuah
gudang kotor bawah tanah di rumah Roy. Roy pun bersedia gudang bawah tanahnya
akan di jadikan sebuah tempat percobaan. Kini giliran Julba untuk menggunaka
ilmu hitamnya yaitu memanggil seluruh gebetan dan selingkuhan untuk
membersihkan gudang yang kotor itu dan merubahnya menjadi sebuah tempat yang
layak untuk bereksperimen. Itu kemampuan dari Julba. Setelah gudang bersih, Rider
berhasil membuat rangkaian mesin waktu. Mereka bertiga menggunakan kekompakan
mereka dan kelebihan mereka masing – masing dan hanya dalam waktu sekitar 7
bulan. Mereka menyelesaikannya. Mereka bertiga inging sekali masuk kedalam
portal tersebut. Mereka bertiga sudah siap untuk lompat kedalam portal mesin
waktu tersebut. Mereka berdoa terlebih dahulu sebelum lompat agar diberi
keselamatan dan kelancaran sesampainya di waktu yang lain. Mereka masih belum
mengerti kapan mereka akan dikirim ke waktu tepatnya. Mereka hanya bermodalkan
nekat dan niat baik untuk mengubah dunia menjadi bebas dari korupsi.
Mereka pun lompat mengenakan kostum
ninja agar tidak terlihat siapa mereka dan apa maunya semacam superhero. Mereka dilempar dari
ketinggian 3 meter dan jatuh tepat di taman tengah perumahan mereka. Mereka
menemukan sebuah Koran dan menemukan bahwa ini hari itu adalah tanggal dimana
mereka melemparkan tomat ke jendela tetangga. Mereka langsung bergegas ke rumah
tersebut dan menjumai bahwa tomat sudah dilemparkan oleh mereka sendiri. Mereka
berinisiatif untuk membersihkan jendela- jendela yang terkena lemparan tomat
sebelum sang pemilik rumah tau. Setelah bersih, mereka segera kembali ke tempat
portal untuk kembali ke waktu asli mereka.
Tibalah mereka di waktu asli mereka.
“ternyata melakukan kebaikan itu lebih seru ya ketimbang melakukan keburukan”
kata Roy. Mereka bertiga pun sepakat untuk mencari kesempatan untuk melakukan
penjelajahan waktu lagi dan memperbaiki apa yang telah mereka lakukan dimasa
lampau. Mereka bersedia lompat lagi. Tibalah mereka di tempat yang sama di
taman yang sama tetapi beda tanggal. Koran menunjukkan dimana mereka memberikan
alkohol kepada anjing tersebut. Mereka bergegas untuk menuju ke lokasi dimana
anjing itu berada. Mereka menemukan si anjing sudah tidur terlentang. Mereka
langsung mencari obat penawar sakau yang berada di apotek dan meminumkannya ke
anjing sebelum sang pemilik anjing tau. Lagi – lagi mereka berhasil tepat waktu
untuk membenarkan keadaan. Mereka segera kembali ke portal awal dan kembali ke
waktu asli mereka.
Kemudian setelah mereka kembali ke
asal, mereka menjumpai tulisan peringatan di layar LCD yang terletak di samping
portal mesin waktu. Yang betuliskan pemakaian kurang 1 lagi. Mereka pun
meyakinkan hati kecil mereka masing – masing demi kelancaran kesuksesan dunia.
Mereka berniat untuk mengubah dunia menjadi lebih indah. Dan akhirnya mereka
masuk ke portal dan didalam portal, menunjukkan waktu dimana tepat mereka ingin
membuat mesin waktu. Dan mereka langsung tersadar bahwa mereka harus mencegah
mereka sendiri dalam pembangunan mesin waktu tersebut. Mereka mendapat hidayah
bahwa permainan waktu itu tidak boleh, mereka harus bersikap bagus di masa yang
akan datang dan masa lalu hanya menjadi sebuah evaluasi agar di kedepannya bisa
menjadi lebih baik. Mereka berinisiatif untuk menghancurkan mesin waktu ketika
sudah jadi. Tetapi waktu untuk pembangunan masih lama dan akhirnya mereka
memutuskan untuk membunuh mereka sendiri. Setelah mereka membunuh, Mereka
tersadar bahwa mereka hanyalah seekor sapi yang tidak bisa apa – apa. Boleh bermimpi setinggi langit namun banyak macam cara
yang harus dilakukan, mudah, susah, halal, sekalipun haram. Atau hanya ingin
dengan cara yang positif saja. Jangan letakan mimpi di langit, letakkan di
depan pintu kamar. Sesaat membuka pintu, mimpi itu siap untuk dibawa bersamaan
kemana pun.